Kendari (Humas MAN ICK) -- Prestasi membanggakan di bidang kebahasaan dan literasi kembali mengharumkan nama madrasah di kancah nasional. MAN Insan Cendekia (IC) Kota Kendari sukses menorehkan pencapaian gemilang setelah dinobatkan sebagai peraih prestasi Terbaik Tingkat Nasional pada ajang Giat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Kategori Artikel yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari Semarak Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026.

Keberhasilan MAN IC Kota Kendari dalam kategori artikel pada giat UKBI membuktikan bahwa budaya literasi ilmiah, kemampuan menuangkan gagasan kritis, serta kecintaan terhadap bahasa Indonesia tertanam kuat di lingkungan civitas akademika madrasah Insan Cendekia Kota Kendari.

Kepala MAN Insan Cendekia Kota Kendari, Ismail Z. Betawi, S.Pd., M.Pd., menyambut pencapaian ini dengan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Beliau menilai bahwa prestasi tingkat nasional ini merupakan buah manis dari komitmen madrasah dalam membangun ekosistem literasi yang unggul dan berkemajuan.

"Alhamdulillah, rasa syukur yang tak terhingga atas diraihnya prestasi terbaik nasional pada Giat UKBI Adaptif 2026 Kategori Artikel. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa warga madrasah, baik guru maupun murid, memiliki daya literasi dan kemampuan menulis artikel ilmiah serta kebahasaan yang sangat kompetitif di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini kian memantik semangat kita untuk terus merawat tradisi keunggulan bahasa dan sastra di bumi pertiwi," ujar Ismail Z. Betawi. 

Keberhasilan membanggakan ini tidak sekadar menjadi tambahan deretan penghargaan di ruang prestasi madrasah, melainkan menjelma sebagai cerminan suksesnya pembinaan bahasa yang berorientasi pada mutu dan daya saing global. Di tengah gelombang modernisasi dan pergeseran arus informasi, MAN Insan Cendekia Kota Kendari terus konsisten membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang menjunjung tinggi martabat bahasa Indonesia, mencetak generasi cendekia yang tidak hanya cerdas secara sains, tetapi juga piawai merangkai kata dan gagasan demi kemajuan peradaban bangsa.